Panduan Mahasiswa
Buku Pegangan Relasi Sehat: Membangun Ekosistem Akademik yang Inklusif dan Berkeadilan
Buku ini disusun oleh tim penulis lintas bidang dan diterbitkan oleh Gadjah Mada University Press.
Buku Relasi Sehat hadir sebagai upaya membangun ekosistem akademik yang sehat, aman, dan inklusif di lingkungan UGM. Di dalamnya dibahas berbagai konsep penting, seperti:
- Hak asasi manusia, kesetaraan, dan inklusivitas
- Relasi kuasa dan privilese
- Komunikasi sehat antar civitas akademika
- Pencegahan kekerasan verbal, psikologis, simbolis, maupun fisik
Buku ini diharapkan menjadi pegangan praktis bagi mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan seluruh warga kampus untuk membangun relasi yang berkeadilan, non-dominatif, non-eksploitatif, serta anti kekerasan.
Panduan Penggunaan Generative AI dalam Pembelajaran di Perguruan Tinggi
Seiring perkembangan teknologi kecerdasan buatan, Universitas Gadjah Mada menghadirkan Panduan Penggunaan Generative Artificial Intelligence (AI) pada Pembelajaran di Perguruan Tinggi. Dokumen ini bertujuan membantu sivitas akademika memahami serta memanfaatkan AI secara etis, bijak, dan produktif dalam konteks pendidikan.
Panduan ini mencakup:
- Prinsip etika penggunaan Generative AI dalam proses belajar-mengajar
- Rekomendasi integrasi AI ke dalam kurikulum
- Potensi manfaat dan risiko penggunaan AI dalam pendidikan tinggi
- Strategi pencegahan plagiarisme dan menjaga orisinalitas akademik
Melalui panduan ini, diharapkan dosen dan mahasiswa dapat mengoptimalkan teknologi AI sebagai sarana pendukung kreativitas, inovasi, serta peningkatan mutu pembelajaran di perguruan tinggi.
Pedoman Pendidikan Klinik Bermartabat
Panduan Etika Akademik terkait Pemanfaat Kecerdasan Artifisial Generatif
SOP Anti Perundungan dan Manajemen Risiko
Program Studi Doktor Ilmu Kedokteran dan Kesehatan memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) Anti Perundungan dan Manajemen Risiko sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan lingkungan akademik yang aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk perundungan. SOP ini mengatur upaya pencegahan, pelaporan, penanganan, serta tindak lanjut terhadap kejadian perundungan di lingkungan program studi.
Selain itu, SOP Manajemen Risiko menjadi pedoman dalam mengidentifikasi, menilai, mengendalikan, dan memantau berbagai risiko yang dapat memengaruhi pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan kegiatan akademik lainnya. Penerapan kedua SOP tersebut mendukung terciptanya tata kelola program studi yang aman, bertanggung jawab, dan berkelanjutan.